Pages

Subscribe:

Labels

31/07/13

Kucing Birman

Sejarah
Berabad-abad lalu orang-orang Khmer di Birma membuat kuil Lao-Tsun sebagai tempat memuja dewi dengan mata biru safir yang bernama Tsun-Kyan-Kse. Seorang pendeta bernama Mun-ha sering berlutut  untuk bermeditasi di depan patung emas dewi tersebut bersama seekor kucing putih bernama Sinh. Pada suatu ketika perampok menyerang kuil tersebut dan akibatnya Mun-Ha terbunuh.
Setelah Mun-Ha meninggal terbunuh, Sinh meletakan kakinya di atas tubuh tuannya dan menghadap patung dewi Tsun-Kyan-Kse. Kemudian bulu putihnya berubah warna menjadi keemasan dan mata kuningnya berubah menjadi biru seperti mata dewi Tsun-Kyan-Kse. Warna   keempat kakinya berubah menjadi coklat tanah. Tetapi cakar yang diletakkan di atas tubuh tuannya tetap berwarna putih yang melambangkan kesucian.
Keesokan harinya, ratusan kucing yang hidup di kuil tersebut juga mempunyai warna yang sama dengan Sinh. Sinh tidak pernah meninggalkan altar pemujaan hingga saat kematiannya tujuh hari kemudian. Kemudian arwah Sinh membawa arwah tuannya menuju surga. Sejak saat itu bila ada seekor kucing kuil mati, dipercaya ada arwah seorang pendeta yang menemani arwah kucing tersebut di perjalanan alam akhirat. Pada titik ini legenda berakhir dan sejarah bermula.
Pada tahun 1919, dua orang berkebangsaan Perancis Auguste Pavie dan Gordon Russel, datang ke kuil untuk membantu para pendeta di kuil. Sebagai tanda terima kasih, para pendeta mengirimkan sepasang kucing birman. Sayangnya kucing jantan mati di perjalanan, tetapi kucing betina ternyata sedang bunting.
Ras birman awal, pada sekitar tahun 1925, berasal dari sepasang kucing bernama Orloff dan Xenia de Kaabaa. Ras ini mengalami kemunduran akibat resesi dan perang dunia ke dua. Hanya  satu pasang kucing yang berhasil selamat melewati masa-masa sulit tersebut.
Ras Birman mulai diakui di Ingris pada tahun 1966. Baru  pada tahun berikutnya Amerika mengakui ras ini, ketika CFA (Cat Fanciers Association) mengakui standarisasi ras tersebut.

Ciri Khas  Kucing Birman
Kucing ras Birman adalah kucing berukuran sedang dengan berat badan kucing jantan 4-6 Kg. yang betina biasanya sedikit lebih kecil dibandingkan jantan. Birman hanya mempunyai warna mata biru.
Pola warna ras ini menyerupai ras Siam yang dikenal dengan istilah "Colour point" (warna gelap pada telinga, wajah, ekor dan keempat kaki) kecuali keempat telapak kaki dan cakar (paw) yang berwarna putih.  Badan tegap dengan panjang sedang, ditopang kaki yang kuat.  Kepala lebar dan bulat, pada hidung ada sedikit lekukan, sedangkan mata hampir bulat dan berwarna biru.  Telinga berukuran sedang dengan ujung melengkung.
Bulu leher dan ekor tumbuh sempurna, tebal dan halus.  Warna bulu badan lebih pucat dibandingkan warna point pada kedua telinga, muka, kaki dan ekor.  Yang membenadan dengan Ras Siam dan himalaya adalah warna putih pada keempat jari-jari kakinya.  Warna putih ini sebaiknya simetris, tidak melebihi batas pergelangan kaki.
Birman mempunyai temperamen yang menyenangkan. Mereka relatif cerdas dan keterikatan pada pemiliknya sangat erat. Ras ini juga senang berada disekitar manusia. Kadang-kadang kucing ini juga terlihat sering menyesuaikan jadwalnya dengan pemiliknya. Kucing ini sering menunggu pemiliknya pulang ke rumah, "Just to say Hello as soon as you get home". (drh. Neno WS)


Bobcat, kucing liar

bobcat, kucing liar amerika
Bobcat (Lynx rufus sering disebut juga felis rufus ) adalah spesies kucing liar yang hidup di Amerika bagian utara. Kucing ini banyak ditemukan di Amerika serikat bagian utara, bagian selatan Kanada dan Meksiko bagian utara.
Bobcat adalah hewan yang beradaptasi terhadap habitat berupa pepohonan, semi gurun pasir, rawa-rawa dan pingiran perkotaan. Mereka mempunyai daerah jelajah dan kekuasaan yang berganti-ganti sesuai musim. Derah kekuasaanya ditandai dengan bekas cakaran di batang pohon, deposit kotoran dan kencing.

bobcat, kucing liar amerika
Kucing liar bobcat mempunyai tanda berupa lingkaran hitam di kaki depan dan ekor. Telinga mereka besar dihiasi bulu-bulu di bagian belakang telinga yang menyerupai antena. Bulu-bulu ini berhubungan dengan tingkat pendengaran mereka yang sangat sensitif.
Warna bulu bervariasi tergantung musim, umumnya berwarna abu-abu muda hingga coklat muda dihiasi spot hitam diseluruh tubuh. Bobcat  mempunyai tubuh besar, sekitar 2 kali kucing rumahan. Tetapi lebih kecil bila dibandingkan Lynx yang berasal dari Kanada. Bobcat jantan dewasa mempunyai panjang badan sekitar 70-120 (rata-rata 90) cm dan berat 8-15 Kg, dengan panjang ekor kurang lebih 15 cm. Kucing jantan biasanya lebih besar dari kucing betina.
bobcat, kucing liar amerika
Macan kumbang, meskipun berwarna hitam, tapi masih terlihat pola spot hitamnya. Bobcat berwarna hitam juga pernah ditangkap di Florida. Seperti macan kumbang, bila diperhatikan dari dekat, warnanya tidak hitam murni tetapi masih terlihat adanya titik/spot berwarna hitam dengan intensitas yang berbeda.
Seperti kucing liar lainnya, Bobcat adalah karnivora sejati dengan mangsa beragam mulai dari serangga, tikus hutan, kelinci hingga rusa yang berukuran besar. Musim kawin bobcat terjadi pada akhir musim dingin hingga musim semi, dengan masa kebuntingan sekitar 2 bulan.

bobcat,kucing liar amerika
Pada saat lahir anak bobcat mempunyai panjang sekitar 25 cm dab berat 2.8 - 3 ons. Ketika berumur 1 tahun beratnya bisa mencapai 4.5 kg. Bobcat  adalah pemanjat yang baik dan dapat berenang bila memang terpaksa.
Setidaknya ada sekitar 9 subspesies Lynx yang sudah teridentifikasi, salah satunya adalah Lynx Kanada (Lynx rufus gigas) yang berukuran paling besar.

Kucing Abyssinian

Sejarah
Abyssinian adalah salah satu ras kucing tertua yang pernah diketahui. Penampilan kucing dari ras ini menyerupai lukisan dan patung yang berasal dari zaman mesir kuno. Tubuh berotot, lengkungan leher dan bahu yang indah, telinga besar dan mata dengan bentuk menyerupai almond.
Bangsa mesir melarang perdagangan ras kucing ini, bahkan mendirikan kuil khusus untuk memujanya. Mumi kucing Aby juga banyak ditemukan pada makam-makam bangsa mesir kuno. Ketika bangsa Romawi menguasai mesir, kucing Aby dibawa ke Inggris untuk melindungi ladang gandum dari tikus.
Dewasa ini kucing Abyssinian masih mempunyai bentuk yang mirip dengan Felis lybica, kucing liar afrika yang merupakan nenek moyang semua kucing domestik.
Kata Abyssinia berasal dari Ethiopia, yang diyakini merupakan negara asal jenis kucing ini. Kucing ini pertama kali mengikuti show di Inggris Pada  tahun 1871 dan dilaporkan pula kucing ini diimpor dari Ethiopia setelah ditangkap pada akhir perang Abyssinia.
Abyssinian
Penelitian terakhir yang dilakukan oleh para ahli genetik menunjukkan bahwa, kemungkinan  besar  Kucing Abyssinia berasal dari pesisir laut India dan sebagian Asia Tenggara.
Kucing Aby yang paling awal diidentifikasi  berada di Museum Zoologi Leiden. Museum yang  berada di Belanda ini menuliskan bahwa Kucing Aby dibeli sekitar tahun 1834-1937 dari pedagang kucing liar di India.
Meskipun ras Abyssinia dimurnikan di Inggris, kemungkinan besar kolonisasi ras tersebut merupakan akibat para pedagang Inggris yang singgah di Calcutta dan membeli kucing tersebut.
Kucing Abyssinian pertama kali diimpor ke Amerika Utara sekitar tahun 1900, tetapi baru sekitar tahun 1930 diimpor beberapa Aby yang berkualitas baik.

aby
Ciri & bentuk Abyssinian
Kucing Ras Abyssinian  biasanya mempunyai kecerdasan tinggi. Kucing ini senang berada disekitar manusia, selalu ingin tahu apa yang sedang dikerjakan pemiliknya. Kemungkinan besar tidak ada kucing  yang lebih setia pada pemiliknya selain Aby. Selain itu Aby juga mudah dilatih untuk melakukan sesuatu.
Aby adalah kucing berukuran sedang, langsing dan anggun dengan bulu pendek. Kaki panjang dan langsing. Kepala berbentuk segitiga dengan sudut-sudut kepala agak membulat.
Salah satu ciri khas Aby adalah pola warna bulu yang berbintik-bintik. Pola warna ini sering disebut Ticked Agouti. (drh. Neno WS)

kitten

Kucing Japanese Bobtail

Sejarah
Japanese Bobtail adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras kucing dengan ekor pendek (bobtail) ini berasal dari Jepang. Ras kucing ini telah ada selama beberapa abad. Kucing-kucing ini banyak disebutkan dan digambarkan dalam berbagai dokumen kuno yang berasal dari Jepang.

Berbagai cerita, legenda dan mitos berhubungan dengan ras ini. Salah satu wujud ras ini  yang terkenal adalah "Maneki Neko". Digambarkan sebagai kucing Japanese bobtail yang sedang duduk dengan salah satu kaki depan terangkat. Pose kucing ini sangat terkenal, merupakan perlambang "keberuntungan" dan "selamat datang". Patung kucing atau boneka dengan posisi tersebut, bahkan dengan tangan yang bergerak seolah melambai-lambai banyak ditemukan di toko-toko yang dimiliki oleh orang tionghoa.

Maneki neko
Maneki neko, kucing simbol keberuntungan
Moyang kucing bobtail, pertama dibawa ke Jepang dari Asia tenggara, sekitar 1000 tahun lalu. Disebutkan juga kucing-kucing tersebut digunakan oleh para petani & pembuat sutera dari jepang untuk menjaga pertanian mereka dari serangan hama tikus.
japanese bobtail
Ketertarikan orang terhadap kucing ini sebagai satu ras tersendiri, dimulai setelah perang dunia II. Orang-orang Amerika yang tinggal di Jepang banyak memelihara kucing bobtail ini sebagai hewan kesayangan dirumah mereka.
Sepasang kucing japanese bobtail yang tercatat resmi dalam program pengembangbiakkan pada tahun 1968, adalah kucing jantan warna putih bernama Richard dan betina tiga warna bernama Madame Butterfly.

Pada tahun 1971, Japanese Bobtail mendapat status provisi dari Cat Fanciers Association (CFA). Baru pada tahun 1976 bisa dikompetisikan dalam suatu cat show. Ras ini juga mempunyai versi bulu panjang (longhair). Versi longhair Japanese Bobtail baru mendapatkan persetujuan untuk Kompetisi dari CFA pada tahun 1993.
Japanese Bobtail
Japanese Bobtail, shorthair
Karakteristik
Japanese Bobtailadalah kucing berukuran medium, dan badan berotot. Ciri khas ras ini adalah ekornya yang pendek seperti ekor kelinci dan sudut-sudut wajah kaku serta tulang pipi menonjol. Telinga lebar, mata berbentuk oval dan hidung lurus.

Ekor kucing japanese bobtail berbeda dengan kucing manx yang sama sekali tidak mempunyai ekor. Ekor japanese bobtail ini bisa melingkar atau bengkok. Bisa fleksibel tapi ada juga yang kaku. Faktor genetik yang mempengaruhi ekor japanese bobtail berbeda dengan yang mempengaruhi ekor pada manx.
Para ahli menyatakan bobtail bersifat gen resesif. Artinya, bobtail hanya bisa dihasilkan dari perkawinan dua kucing bobtail.

Japanese Bobtail
Japanese Bobtail, longhair
Temperamen
Japanese bobtail termasuk kucing yang aktif dan cerdas. Kucing ini sangat suka berada disekitar pemiliknya dan mudah beradaptasi dengan anak-anak atau hewan lain.
Ras ini juga mempunyai versi bulu panjang (semi longhair). Baik bulu pendek atau panjang mempunyai tekstur yang halus dan tidak memerlukan penyisiran setiap hari. Kucing ini juga mempunyai warna dan pola warna yang bermacam-macam. Yang cukup sering ditemui adalah tiga warna (tri-color). Warna ini  dipercaya merupakan warna keberuntungan. (drh. Neno WS)
Japanese Bobtail
Japanese bobtail, shorthair
japanese bobtail
Japanese bobtail, longhai

Kucing Maine Coon

Sejarah
Maine Coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine (Amerika serikat). Berbagai mitos dan legenda berhubungan  dengan asal  ras kucing ini. Meskipun secara biologi tidak mungkin terjadi, banyak orang percaya Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan Racoon. Mitos ini muncul  karena bentuk dan warna ekor kucing maine coon banyak yang menyerupai ekor racoon. Selain itu nama racoon juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini, maine - berasal dari nama negara bagian dan coon - kependekan dari racoon.
Cerita  lain yang cukup populer adalah, maine coon berasal dari enam ekor kucing peliharaan Marie Antoinette yang dikirim ke Wiscasset (Maine) ketika ia merencanakan untuk melarikan diri dari Perancis pada saat terjadi revolusi Perancis.
Kebanyakan pembiak kucing berpendapat ras ini dihasilkan dari perkawinan kucing domestik dengan kucing-kucing  berbulu panjang dari negara lain. Dua ras kucing yang diduga menjadi nenek moyang Maine Coon adalah kucing Angora (diduga dibawa oleh para pedagang Inggris) dan Norwegian  Forest Cat (dibawa ke Amerika oleh bangsa viking). Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan tersebut, bentuk fisik norwegian Forest cat memang mirip dengan Maine Coon.

Maine Coon pertama tercatat sebagai peserta kontes kucing pada tahun 1861. pada tahun 1895 seekor kucing Maine Coon betina berwarna brown tabby dengan nama Cosie, memenangkan kontes kucing di Madison square garden.
Popularitas ras ini menurun pada tahun 1900-an, kalah oleh popularitas kucing persia. Baru pada 1950 ras ini mulai kembali dikembangkan, didaftarkan dan diikutkan dalam kontes kucing. Pada tahun 1968 enam orang  pembiak kucing Maine coon bergabung dan membentuk "Maine Coon Breeders and Fanciers Association (MCBFA)" untuk mempertahankan dan melestarikan ras ini. Pada tahun 1980 Maine Coon diakui oleh semua organisasi penggemar kucing sebagai satu ras dengan karakteristik dan standar tersendiri. Saat ini di Indonesia pun telah ada beberapa pembiak Maine Coon.
Maine coon "asli" mempunyai jari kaki lebih banyak dibandingkan kucing lainnya. Kelebihan jari ini disebut polidactyl dan bersifat genetik dominan. Meskipun ada beberapa pembiak kucing yang khusus memelihara sifat asli ini, sebagian besar maine coon modern tidak lagi  membawa gen polidactyl. Kebanyakan organisasi dan klub kucing dunia tidak mengijinkan kucing polidactyl ikut kontes, akibatnya maine coon polidactyl tidak banyak dikembangbiakkan lagi.
Karakteristik Maine Coon
Semua anggota tubuh maine coon merupakan hasil dari fungsi adaptasi terhadap iklim dan cuaca yang ekstrim. Bulu yang mengkilap, tebal dan "anti air", serta bulu tebal di bagian  leher, perut dan kaki berfungsi melindungi tubuh dari salju dan suhu dingin. Ekor panjang dengan bulu tebal, pada saat tidur dilingkarkan melindungi tubuh dari suhu dingin. Mata dan telinga besar mencerminkan kemampuan penglihatkan dan pendengaran yang lebih.
Maine coon mempunyai badan tinggi, berotot dan bertulang besar. Kucing jantan dewasa biasanya mempunyai berat badan 6- 9 Kg dengan panjang badan 1m, sedangkan betina biasanya lebih kecil dengan berat badan 4-6 kg. Dengan tambahan bulu musim dingin yang bisa mencapai panjang 7 cm, maine coon terlihat sangat besar. Kucing Maine coon terbesar yang pernah tercatat mempunyai panjang badan (dari kepala sampai ekor) 121 cm.
Sepertihalnya Norwegian forest cat dan kucing-kucing besar lainnya, Maine coon termasuk yang tipe pertumbuhan dan perkembangannya lambat. Ukuran dan bentuk tubuh dewasa baru dicapai pada umur 3 - 5 tahun.
Temperamen
Maine Coon adalah kucing yang dekat dengan manusia, tidak sepenuhnya independen tetapi juga tidak selalu mencari perhatian pemiliknya. Dibandingkan persia yang lebih suka tidur dipangkuan, maine coon lebih aktif dan suka berada dekat disekitar pemiliknya.
Ciri Fisik
Ciri utama fisik maine coon terdapat pada kepala, bentuk badan, tekstur bulu dan bulu disekitar leher yang menyerupai surai singa.
Badan besar, panjang hampir berbentuk segi empat, pertulangan dan perototan kuat. Kepala berukuran sedang dan lebar, dahi sedikit melengkung, tulang pipi menonjol dengan perototan yang jelas. Hidung lebar dan sedikit melengkung pada bagian ujung dengan dagu yang tajam.
Telinga besar dan lebar pada bagian bawah, sedikit membentuk lancip pada bagian ujungnya, dan didalam telinga ditumbuhi bulu yang cukup panjang. Mata lebar dan agak oval, terlihat bulat ketika terbuka lebar.
Panjang leher sedang dan kuat, serta sedikit melengkung. Kaki sedang panjangnya dengan pertulangan dan perototan yang kuat. Ekor panjang dan lebar pada bagian pangkal serta menipis ke ujung, bulu ekor cukup lebat. Bulunya tebal dan halus, pendek pada bagian kepala, bahu dan kaki, sedikit panjang di bagian punggung dan paha, sedangkan diperut dan leher lebih panjang. Undercoat lembut dan tahan terhadap air, karena bulunya sedikit berminyak. (drh. Neno WS)



kucing Ragdoll

Sejarah
Sejarah Ragdoll dimulai di California pada tahun 1963. Ann Baker, seorang pembiak kucing persia mempunyai kebiasaan meminjam kucing jantan hitam (bernama blackie) dari tetangganya (Mrs. Pennels). Blackie mempunyai fisik seperti kucing persia hitam yang dihasilkan dari induk berwarna putih yang bernama Josephine. Josephine adalah kucing dengan fisik seperti angora yang mempunyai panjang bulu medium.
Pada suatu ketika josephine tertabrak mobil dan terbaring di jalanan selama beberapa hari. Setalah ditemukan ia di bawa ke rumah sakit hewan dari perguruan tinggi setempat untuk diobati. Josephine kembali sehat tetapi kehilangan sebelah matanya. Setelah kembali ke rumah Mrs. Pennel Josephine kembali bunting dan menghasilkan anak, tetapi sifatnya berubah, menjadi lebih tenang dan lebih tahan sakit. Hal ini membuat Ann baker semakin tertarik pada Josephine.
Josephine juga mempunyai anak jantan lain dari ayah yang berbeda yang diberi nama Daddy Warbucks. Ann Baker juga sering meminjam kucing ini. Dari perkawinan silang ketiga kucing inilah (Blackie, Josephine & Daddy Warbucks) Ann Baker memperoleh Ras Ragdoll.

Ann Baker kemudian mendirikan sebuah organisasi khusus penggemar kucing ragdoll pada tahun 1971 yang masih berdiri hingga saat ini. Kemudian ada suami istri membeli sepasang Ragdoll dari IRCA dan bermaksud membuat standar dan “menstabilkan" sifat-sifat genetik Ragdoll agar dapat diterima oleh semua asosiasi penggemar kucing.
Dari sebuah program breeding dengan seleksi yang ketat akhirnya dihasilkan sifat-sifat standar Ragdoll. Kemudian didirikanlah organisasi Ragdoll Fanciers Club International (RFCI) yang bertujuan menyebarluaskan ras ini dan membuat aturan dan panduan bagi para pembiak Ragdoll.
Ciri Fisik & Sifat
Ada enam macam warna yang terdapat pada Ragdoll tetapi hanya empat warna yang diakui oleh kebanyakan asoasiasi penggemar kucing yaitu : seal , blue, chocolate dan, lilac sedangkan warna red dan cream tidak diakui oleh beberapa asosiasi. Semua warna tersebut membentuk 4 pola warna yang digolongkan menjadi : bi-color, van *, mitted dan point (solid, lynx, tortie). (* oleh beberapa asosiasi tidak diakui)

Ragdoll
(Dari kiri ke kanan) Pola warna mitted, bicolor dan point
Badan kucing yang besar didukung oleh badan berat, dada lebar serta bagian panggul yang besar. Seperti kucing berbadan besar lainnya, ragdoll dewasa pada umur tiga tahun. Betina biasanya lebih kecil dari jantan dengan berat rata-rata 5-7,5 kg, sedangkan jantan bisa mencapai berat 6-10 Kg atau lebih.
Ragdoll termasuk kucing berbadan besar dan jinak, mempunyai bulu medium-panjang dengan tekstur seperti bulu kelinci. Ragdoll akrab dengan manusia dan mudah beradaptasi. Dibandingkan Persia, ragdoll tidak memerlukan penyisiran bulu setiap hari.
Seperti ras Himalaya & Siam, Ragdoll adalah kucing dengan gen warna “point". Pada saat lahir anak Ragdoll lahir berwarna putih, lalu perlahan-lahan warna-warna lain mulai muncul. Semakin dewasa kucing, warnanya akan semakin pekat.

Kucing Hutan Norwegia (Norwegian Forest Cat)


Mengenal Kucing Hutan Norwegia (Norwegian Forest Cat)
Kucing Hutan Norwegia (Norwegian Forest Cat) merupakan ras kucing domestik yang terbentuk secara alami dan hidup di daerah bagian utara Eropa. Kucing ini mampu beradaptasi dengan baik dalam iklim yang sangat dingin dengan bulunya yang panjang dan lebat.
Diperkirakan nenek moyang dari kucing ini adalah kucing berbulu pendek yang dibawa oleh bangsa Viking ke Norwegia sekitar tahun 1000-an. Namun teori ini masih sebatas teori belaka, belum dipastikan kebenarannya.
Selama Perang Dunia II, ras kucing ini hampir saja mengalami kepunahan, jika Norwegian Forest Cat Club tidak melakukan program pembiakan ditahun-tahun kritisnya.
Meski sudah ada sejak lama, tetapi kucing Hutan Norwegia baru diakui oleh European Fédération Internationale Féline pada tahun 1970-an berkat sebuah cat fancier lokal yang bernama Carl-Fredrik Nordane yang mendaftarkannya. Dan saat ini kucing Hutan Norwegia sangat populer di Norwegia, Swedia, Islandia, dan Perancis.
Kucing Hutan Norwegia memiliki perawakan yang besar, kuat, terlihat sangat mirip dengan kucing Maine Coon dengan kaki panjang, ekor yang mengembang, dan tubuh yang kokoh. Kucing jenis ini juga dikenal sangat mahir memanjat karena memiliki cakar yang kuat.
Kucing Hutan Norwegia pada dasarnya adalah kucing yang tidak banyak mengeong. Namun jika dipelihara satu rumah dengan anjing, kucing ini bisa juga mengeluarkan suara yang keras. Kucing ini adalah kucing yang bersahabat dan cerdas serta sangat baik terhadap manusia. 
Kucing ini mempunyai tenaga yang sangat banyak, sehingga butuh banyak perhatian. Pada dasarnya mereka senang berada di luar rumah, dan merupakan pemburu yang hebat. Namun pada kenyataannya mereka juga dapat beradaptasi menjadi kucing dalam rumahan.
Usia harapan hidup kucing hutan norwegia sekitar 14 - 16 tahun. Masalah kesehatan yang ditemukan pada kucing ras ini antara lain masalah ginjal, dan hati. Harga kucing hutan Norwegia di Amerika Serikat sekitar $550 - $800 pada tahun 2012-an.

Kucing Russian Blue


gambar Kucing Russian Blue
Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing berbulu pendek dengan mantel berwarna biru-abu-abu. Terkadang kucing ini juga disebut dengan nama "Archangel Blues". Kucing ini merupakan jenis kucing yang terbentuk secara alami yang kuat dugaan berasal dari kota Arkhangelsk, Russia.
Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing yang cerdas, penuh rasa ingin tahu, tetapi tetap tenang. Mereka dikenal senang bermain lempar tangkap (fetch) dan juga sensitif terhadap emosi manusia. Mereka senang dan menikmati ketika bermain dengan berbagai macam mainan yang pemiliknya berikan atau yang menurut mereka adalah sebuah mainan. Mereka juga cenderung memiliki ikatan yang kuat, dan setia kepada pemiliknya.
Kucing Russian Blue juga dikenal dapat hidup berdampingan dengan jenis binatang lain yang tinggal satu rumah. Mereka juga dapat dipercaya untuk dekat dan bermain dengan anak-anak. Kucing ras ini juga dikenal tidak berisik, dan hanya sesekali saja terdengar mengeong. Bulunya yang pendek membuatnya menjadi kucing yang cukup bersih.
Temperamen kucing Russian Blue cenderung pemalu jika berada di sekitar orang yang manurutnya asing. Kecuali jika mereka dibesarkan di rumah yang banyak tamu berdatangan silih berganti. Yang unik adalah, kucing ras ini juga senang bermain dengan kucing lain serta binatang-binatang lain termasuk anjing.
Jenis kucing ras ini memiliki harapan hidup sekitar 10-15 tahun jika mendapatkan perawatan yang baik. Kucing ini juga cenderung berbadan sehat dengan sedikit mengalami masalah kesehatan. Mereka tidak memiliki masalah berkaitan dengan genetik serta mereka cenderung tahan terhadap penyakit.
Berat badan kucing Russian Blue sekitar 3,5 hingga 7 kg ketika sudah tumbuh dewasa. Biasanya, ukuran tubuh kucing jantan lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuh kucing betina. Masa kehamilan kucing Russian Blue sekitar 65 hari.
Untuk masalah alergi kucing, konon kucing ini termasuk jenis kucing yang sangat sedikit menghasilkan alergen. Sehingga orang yang memiliki gejala alergi kucing dalam tingkat ringan hingga sedang masih dapat memelihara kucing ini. Dimungkinkan karena struktur bulunya yang lebat membuat alergen terperangkap dan terjaga di balik bulu mereka.
Beberapa orang percaya jika kucing ini dibawa oleh para pelaut pada tahun 1860-an dari Archangel Isle ke Inggris dan Eropa Utara . Kucing Russian Blue pertama kali terlihat di luar Rusia yaitu di Inggris, tepatnya di Crystal Palace pada tahun 1875. Namun saat itu kucing ini dikenalkan dengan nama "Archangel Cat".
Kucing ras ini dikembangbiakkan paling banyak di Russia dan Skandinavia hingga setelah Perang Dunia II. Pada saat itu karena jumlah Russian Blue terbilang sangat sedikit. Kucing tersebut kemudian juga disilangkan dengan kucing Siam.
Meskipun kucing ini sudah berada di Amerika sebelum Perang Dunia II, kucing Russian Blue yang berada di Amerika saat ini bukanlah kucing Russian Blue generasi pertama yang asli. Hal ini disebabkan karena breeder di Amerika sudah menyilangkan Russian Blue Skandinavia dan English Russian Blue untuk menghasilkan kucing Russian Blue yang dikenal saat ini di Amerika Serikat.
Kucing ini memang identik dengan warna biru-abu-abu dominan, tetapi pada tahun 1970-an seorang breeder Australi yang bernama Mavis Jones berhasil membiakkan Russian Blue berwarna putih yang kemudian dikenal sebagai Russian White. Kucing ini merupakan hasil dari menyilangkan kucing domestik dengan kucing Russian Blue. Russian White dan Russian Black kemudian diakui oleh organisasi kucing di Australia sebagai ras "Kucing Rusia". Meskipun demikian, CFA tetap tidak mengakui keberadaan variasi lain dari kucing Russian Blue.

Kucing Munchkin


foto Kucing Munchkin
Kucing Munchkin merupakan jenis kucing berkaki sangat pendek yang mulai dikembangbiakkan sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat. Meski tergolong ras baru, tetapi bentuk kaki pendek kucing Munchkin konon terbentuk karena mutasi genetik yang terjadi secara alami. 
Pada tahun 1983, Sandra Hochenedel, seorang guru musik di Louisiana, menemukan 2 ekor kucing yang tengah hamil di bawah truk. Sandra pun mengambil salah satu kucing tersebut dan diberi nama Blackberry. Ternyata separuh dari anak-anak Blackberry memiliki bentuk kaki yang pendek. Dan Sandra pun memberikan seekor anak kucing jantan yang berkaki pendek tersebut kepada temannya, Kay LaFrance dan Kay memberinya nama Toulouse
Toulouse ini dibiarkan berkeliaran bebas di luar rumah dan tidak dikebiri oleh Kay. Nah, sejak saat itulah, populasi kucing jalanan yang berkaki pendek mulai bermunculan. Toulouse dan Blackberry pun disebut-sebut sebagai cikal-bakal dari lahirnya kucing Munchkin ini.
Banyak kontroversi yang terjadi sejak kucing berkaki pendek ini diakui oleh TICA pada tahun 1995. Kritik yang paling sering digaungkan adalah mengenai kemungkinan masalah kesehatan dan mobilitas yang terjadi pada kucing ini akibat dari bentuk kakinya yang super pendek. Namun sepertinya kritik tersebut terpatahkan karena kucing Munchkin justru banyak digunakan sebagai nenek moyang dari beberapa jenis kucing berkaki pendek ras baru.
Kucing Munchkin dikenal sebagai kucing yang manis, senang bermain, dekat dengan manusia, senang jalan-jalan, dan cerdas. Kakinya yang super pendek tidak membuatnya kesulitan dalam berlari dan memanjat.
Kucing Munchkin jantan beratnya sekitar  3 - 4 kg dan cenderung lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh si betinanya. Kaki bagian belakang mungkin akan lebih panjang dibandingkan kaki bagian depan. So, mungkin kucing ini akan terlihat sedikit membungkuk. Namun, jika terlalu membungkuk, bisa didiskualifikasi dalam sebuah cat show.
Kucing Munchkin hadir dalam semua pola dan warna bulu. Kucing ini juga hadir dalam variasi bulu panjang atau disebut dengan Munchkin Longhair.
Pada awalnya banyak orang yang berpikir bahwa kucing ini akan memiliki masalah pada tulang belakang seperti yang sering terdapat pada anjing berkaki pendek. Namun, ternyata hal itu tidak terbukti pada kucing Munchkin. Bahkan pada tahun 1995, beberapa breeder kucing Munchkin melakukan rontzen dan tidak menemukan masalah pada sendi dan tulang si kucing. Permasalahan yang sangat jarang tetapi mungkin saja bisa terjadi pada kucing Munchkin adalah, lordosis (tulang belakang yang melengkung berlebihan), dan excavatum (dada yang berlubang).
Seperti yang sudah diterangkan di awal, kucing Munchkin merupakan nenek moyang bagi beberapa jenis kucing berkaki pendek ras baru. Kucing Munckin yang disilangkan dengan kucing LaPerm menghasilkan kucing Skookum. Kucing Minskin dan Kucing Bambino merupakan hasil persilangan Munchkin dengan kucing Sphynx. Munchkin disilangkan dengan kucing Selkirk Rex menghasilkan kucing Lambkin
Kucing Munchkin yang disilangkan dengan kucing Bengal menghasilkan kucing Genetta. Dan kucing Munchkin yang disilangkan dengan kucing Persia atau Himalaya atau Exotic menghasilkan jenis kucing Napoleon.

American Shorthair (ASH)

Sejarah
American Shorthair (ASH) merupakan keturunan/perkembangan dari ras European Shorthair dan British Shorthair. Sejarah & perkembangan ASH dimulai pada tahun 1620, ketika kucing rumahan pertama tiba di benua Amerika. Kucing tersebut dibawa oleh para pendahulu dari benua Eropa, naik kapal Mayflower, untuk membuat koloni baru di Amerika.

Kolonisasi pertama dimulai di Amerika bagain utara. Begitu pula dengan ASH, perkembangan pertama berasal dari daerah amerika bagian utara yang beriklim keras. ASH beradaptasi dengan baik dan secara bertahap mengikuti perkembangan  manusia hingga menyebar ke seluruh Amerika.

Pada awalnya ras ini dikenal dengan sebutan Shorthair, kemudian populer dengan sebutan Domestic Shorthair pada tahun 60-an. Pada tahun 1966 namanya dirubah menjadi American Shorthair.
Bahkan seekor ASH warna brown tabby ditawarkan dengan harga US$ 2.500 pada kontes kucing kedua yang diadakan di Madison Square Garden, pada tahun 1896.

Karakteristik
ASH adalah kucing dengan ukuran badan  sedang sampai besar dengan kaki dan cakar yang kuat. Moncong berbentuk seperti kotak, seluruh badan ditutupi bulu pendek yang tebal,  padat dan agak kaku. Berfungsi untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin dan lembab. Bulu ini menebal pada musim dingin dan rontok pada musim semi.
Meskipun termasuk kucing berukuran sedang-besar, ASH lebih ringan dan langsing bila dibandingkan dengan British Shorthair. ASH termasuk kucing  Late Maturity, dewasa dan mencapai ukuran maksimal pada umur 3-4 tahun.
Ukuran telinga sedang dan lebar dengan bagian ujung melengkung. Jarak antar telinga dekat.  ASH termasuk salah satu kucing dengan kekuatan tubuh & kesehatan yang baik. Tidak seperti kucing persia yang banyak mempunyai banyak cacat genetik.
Warna dan pola warna ASH sangat bervariasi. Kecuali warna colorpoint (seperti pada kucing siam), untuk kepentingan registrasi semua warna diakui. Warna yang populer saat ini adalah silver tabby.
Temperamen
ASH adalah kucing dengan watak yang bagus, cerdas dengan kemampuan berburu yang baik. ASH mudah beradaptasi,  relatif tenang tetapi tidak setenang Persia. American shorthair cocok untuk anak-anak dan dapat berteman baik dengan anjing. Perawatannya relatif mudah dan cocok untuk orang-orang yang sibuk. (drh. Neno WS)


Kucing Scottish Fold



Campursari210-Kucing Scottish Fold berasal dariSkotlandia, penampilannya seperti burung hantu dengan mata yang besar, sehingga sering disebut juga Kucing Coupari. Awalnya kucing ini dinamakan Flops (singkatan dariFloppy ears), nama Scottish Foldbaru berkembang tahun 1966 sampai sekarang. Sedangkan kucing tersebut mulai berkembang biak dengan pesat sejak tahun 1970-an.

Ciri utama kucing Scottish Fold Catadalah bentuk telinganya yang berbeda dengan jenis kucing lainnya. Kucing ini memiliki telinga yang terlipat. Kucing ini adalah hasil mutasi, yang membuat telinganya terlipat dan turun kedepan, membuat wajah kucing ini mirip seperti burung hantu.

Kucing ini termasuk kucing yang tidak rewel, ramah dan tenang. Yang pasti penampilan kucing ini nampak lucu, dengan tubuh yang kekar, kaki cukup pendek, bulunya tebal seperti mantel, dan mata lebar. Telinganya membungkuk ke depan dan ke bawah ke arah depan kepala mereka. Warna bulunya bermacam-macam.

Nenek moyang dari kucing ini adalah seekor kucing bernama Susie, yang lahir di Coupar Angus, Perthshire, Skotlandia, pada tahun 1961. Susie memiliki telinga terlipat, yang diturunkan pada sebagian anak kucing yang dilahirkannya. William Ross, penggemar kucing yang tinggal di wilayah peternakan tersebut kemudian mengembang-biakkan kucing jenis ini, dengan bantuan Pat Turner seorang ahli genetika.

Dari pengembangbiakkan ini rata-rata didapat 55% kucing terlahir dengan telinga terlipat dan sisanya lahir dengan telinga normal. Kucing jenis ini saat terlahir, mempunyai telinga yang normal (lurus), barulah setelah tiga minggu tampak telinganya mulai terlipat. Sehingga pada awal kelahirannya belum dapat langsung diketahui apakah telinganya akan terlipat atau normal. Para penggemar kucing menyukai Scottish Fold, karena sifatnya yang jinak, lekat dengan majikannya, dan suka tidur dalam posisi telentang. Bila tidur telentang, terkadang kucing ini mendengkur seperti manusia.

Untuk kucing Scottish Fold yang berbulu panjang menjadi ras tersendiri dinamakanHighland Fold atau Scottish Fold Longhair atau Longhair Fold.

Kucing Pantherette

Foto Kucing Pantherette
Kucing Pantherette merupakan kucing ras baru yang saat ini masih dalam proses pembentukan. Kucing ini dibentuk dari menyilangkan beberapa jenis kucing dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah ras kucing yang memiliki penampilan menyerupai black panther. Meski tanpa mengggunakan sedikitpun gen panther.
Bisa dibilang tujuan dan hasil dari pembiakan kucing pantherette ini sama persis dengan tujuan dan hasil dari pembiakan kucing bombay yaitu sama-sama menghasilkan kucing yang memiliki penampilan menyerupai miniatur black panther.
Jika kucing bombay dibiakkan dengan menyilangkan kucing American Shorthair dengan kucing Burmese, maka kucing pantherette generasi pertama justru dihasilkan dari menyilangkan kucing Amur F1 Bengal dengan kucing Desert Lynx ekor panjang yang berbulu hitam solid. Hasilnya adalah seekor kucing yang berbadan besar, tulang yang besar, sangat berotot, berbulu hitam solid, dan sangat menyerupai miniatur dari black panther. 
Generasi kedua pun dihasilkan dengan menyilangkan hasil dari generasi pertama dengan kucing Melanistic Bengal. Dilanjutkan dengan generasi ketiga yang menyilangkan dengan kucing Melanistic Bengal yang lain untuk menghasilkan F4 jantan dan betina. Kemudian F4 jantan dan betina bisa dikawinkan. Bisa dibilang kucing pantherette ini merupakan 1/8 Desert Lynx dan 7/8 Black Amur Bengal. Karena kucing ini masih merupakan keturunan dari Desert Lynx, maka dimungkinkan, dikemudian hari akan lahir kucing pantherette yang berbulu panjang.

10 Jenis Kucing Paling Populer di Jepang

Kucing yang memiliki ciri khas daun telinga melengkung ini mendapatkan suara 1.973 atau sebanyak 19,5% dari responder.
Kucing yang merupakan salah satu dari 7 jenis kucing paling populer di Amerika Serikat pada tahun 2012 lalu ini mendapatkan 1.502 suara atau sebesar 14,9 %.
3. Kucing jenis campuran
Tentu saja ini bukanlah nama sebuah ras kucing, melainkan jenis kucing yang tak jelas arahnya. Maksud saya adalah kucing yang sudah dikawinsilangkan antar ras. Nah, kucing macam ini mendapatkan 1.250 suara atau sebesar 12,4 %.
Kucing ras baru yang memiliki ciri khas berkaki pendek ini, mendapatkan 785 suara responder (7,8 %).
Kucing yang termasuk ke dalam salah satu dari 10 ras kucing termahal di dunia ini mendapatkan 562 suara responder (5,6 %).
6. Kucing Hutan Norwegia
Kucing yang diduga merupakan nenek moyang dari kucing Maine Coon ini mendapatkan 561 suara (5,6%).
Kucing yang jinak, tenang dan memiliki ciri khas mata biru serta bulu colorpoint ini mendapatkan suara sebanyak 451 (4,5%).
Jenis kucing domestik berbadan besar dan mahir berburu ini mendapatkan posisi ke-8 dengan 385 suara (3,8%).
Kucing yang begitu terkenal di Indonesia ini ternyata harus puas menduduki peringkat ke-9 di Jepang dengan 343suara (3,4%).
10. Kucing Japanese Bobtail
Salah satu kucing asli Jepang yang memiliki ciri khas ekor kelinci ini menduduki peringkat terakhir dengan 328 suara (3,2%).

Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia

gambar kucing termahal di dunia
Jenis kucing paling mahal di dunia awalnya dipegang oleh kucing Persia karena keelokannya. Namun seiring perkembangan jaman yang melahirkan kucing-kucing ras baru, posisi tersebut tergusur meringsek ke bawah sedikit demi sedikit. Dan berikut ini adalah daftar 10 jenis kucing paling mahal di dunia pada tahun 2011 yang kami dapat dari situs bestcatbreed.com.
Kucing Bengal
gambar kucing bengal
Terlahir dari hasil persilangan kucing American Shorthair dengan kucing Asian Leopard Cat, kucing Bengal membawa unsur "liar" kedalam hewan peliharaan. Tak ayal jika kucing ini menjadi kandidat dari kucing termahal di dunia. Harga kucing Bengal yang standar sekitar jutaan hingga puluhan juta rupiah. Untuk mengenal lebih jauh mengenai kucing eksotis ini, silahkan baca di Mengenal Kucing Bengal.
Kucing Savannah
Foto kucing savannah
Kucing ras ini merupakan salah satu hasil pengembangan dari kucing Bengal. Disebut-sebut sebagai ras kucing domestik yang memiliki ukuran tubuh paling panjang, kucing ini dibanderol dengan harga yang cukup fantastis. Harga kucing Savannah adalah sekitar $4.000 hingga $10.000 atau setara dengan 36 - 90 juta rupiah. Informasi mengenai kucing ini bisa anda baca di Mengenal Kucing Savannah.
Kucing Scottish Fold
gambar anakan kucing scottish fold
Dengan bentuk daun telinga yang mengatup serta hobinya yang duduk dalam posisi Budha, membuat kucing ini menjadi salah satu kucing paling menggemaskan di dunia. Harga Kucing Scottish Fold adalah sekitar ratusan hingga ribuan dolar.  Anda bisa membaca informasih lebih detail tentang kucing ini di Mengenal Kucing Scottish Fold.
Kucing British Shorthair
Kucing British Shorthair
Kucing ras ini merupakan kucing peliharaan yang paling populer di Inggris tercatat sejak 2001. Kepopulerannya sudah berhasil menggusur kucing Persia di daratan Inggris. Harga kucing British Shorthair adalah sekitar $500 hingga $1000. Untuk mengenal lebih jauh menenai kucing ini, silahkan baca Mengenal Kucing British Shorthair.
Kucing Persia
gambar kucing persia
Merupakan kucing peliharaan yang paling populer di Indonesia saat ini (2012). Wajahnya yang unyu-unyu dengan bulunya yang panjang dan mengembang, membuat banyak kalangan senang memeliharanya. Harga kucing Persia cenderung sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta. Mengenai kucing persia, anda bisa membacanya di Mengenal Kucing Persia.
Kucing Russian Blue
Gambar kucing Russian Blue
Kucing yang berasal dari Rusia ini merupakan jenis kucing yang dapat bersahabat dengan banyak jenis hewan piaraan lain, termasuk anjing. so, banyak orang yang rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk memiliki kucing berbulu abu-abu-biru ini. Harga kucing Russian Blue diperkirakan dapat mencapai $2000. Selengkapnya anda bisa baca di Mengenal Kucing Russian Blue.
Kucing Maine Coon
gambar kucing Maine Coon
Maine Coon memang belum sepopuler kucing Persia dan kucing Exotic di Indonesia. Namun dengan hadirnya beberapa Cattery yang membiakkan kucing ras ini, bukan tidak mungkin jika kucing ini akan segera menjadi salah satu kucing paling populer di Indonesia. Terlebih lagi karena penampilannya yang besar dan anggun, tetapi tetap jinak. Harga Kucing Maine Coon  yang paling murah yang pernah saya temui di internet adalah 1,5 juta rupiah. Namun berdasarkan informasi yang kami dapat harga kucing ini tidak lebih dari $2000. Lebih detailnya silahkan baca artikel Mengenal Kucing Maine Coon.
Kucing Siam
gambar kucing siam
Kucing ras murni yang berasal dari Thailand ini termasuk kucing yang lincah, aktif dan senang berada di sekitar manusia. Harga Kucing Siam yang paling murah yang pernah saya temui di internet adalah 500 ribu rupiah. Namun kualitasnya saya tidak tahu. Sedangkan untuk kucing siam yang berkualitas harganya diperkirakan sekitar $200 hingga $1000. Untuk mengenal lebih dekat dengan karakter kucing ini, silahkan anda baca di Mengenal Kucing Siam.
Kucing manx
gamabr kucing Manx
Memiliki ekor yang super pendek dan bahkan tanpa ekor menjadi ciri utama dari kucing ras yang berasal dari Ingris ini.  Harga kucing Manx yang biasa mungkin hanya sekitar ratusan dolar. Namun khusus untuk kucing Manx berwarna putih yang langka harganya bisa mencapai $4000 bahkan lebih. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai kucing ras yang satu ini, anda bisa membacanya di Mengenal Kucing manx.
Kucing Sphynx
gambar kucing sphinx
Kucing ras ini mengalami mutasi genetik yang membuatnya nyaris tidak memiliki bulu. Meski wujudnya terlihat cukup "mengenaskan" menurut saya, ternyata kucing ini termasuk jenis kucing yang berharga mahal. Harga kucing Sphynx ini mencapai $2000. Silahkan baca informasi yang lebihd etail mengenai kucing ini di artikel kami sebelumnya yaitu Mengenal Kucing Sphynx.

Kucing Bengal

Kucing Bengal
Kucing Bengal merupakan hasil persilangan dari kucing American Shorthair dengan Asian leopard cat (ALC) atau mungkin kita lebih sering menyebutnya Blacan. Sebelumnya saya juga sempat bingung kenapa kucing ini memiliki penampilan yang sangat mirip dengan Blacan yang saya punya. Ternyata memang kucing Bengal merupakan keturunan dari Blacan juga.
Kucing ini merupakan keturunan ketiga dari program persilangan yang dilakukan. Sehingga Bengal mendapatkan perawakan yang liar dengan badan berotot, dan pola tutul mirip macan tutul dari Blacan dan darah kucing domestik yang mengalir di tubuhnya membuat sifatnya menjadi jauh lebih jinak dari ALC.
Nama "bengal" diambil dari nama ilmiah Asian Leopard Cat yang disebut sebagai Bengal Tiger. Namun belum jelas Asian Leopard Cat yang mana yang menjadi nenek moyang kucing ini. Mengingat yang saya tahu Blacan bukanlah kucing yang berukuran besar, sedangkan kucing Bengal merupakan kucing yang berukuran besar. 
Namun setelah saya cari-cari tahu, akhirnya saya menemukan jawabannya. Dimungkinkan ukuran tubuhnya ini merupakan warisan dari kucing American Shorthair yang berbadan besar yang menjadi akar mula ras bengal ini. Setelah persilangan pertama, kemudian anakan yang dihasilkan disilangkan kembali dengan bapaknya. Sehingga sifat liarnya benar-benar hilang.
Pada tahun 1973 program persilangan tersebut dilanjutkan lagi oleh  Dr. Centerwall dari California University untuk mendapatkan Asian Leopard Cat yang tahan terhadap penyakit Feline Leukemia. Tidak mengherankan jika harga kucing Bengal sangat mahal karena kualitasnya benar-benar sudah teruji.
Pada tahun 1998 seekor kucing Bengal yang bernama Cato memecahkan rekor sebagai kucing termahal di dunia dengan harga $41.435 atau sekitar Rp 372,6 Juta saat ini. Pembelinya adalah seorang yang bernama Cindy Jackson yang tinggal di London, Inggris. Rekor kucing termahal di dunia ini baru terpecahkan pada tahun 2005.
Pada tahun 1983 ras kucing ini didaftarkan ke asosiasi/federasi TICA, sedangkan federasi FiFe baru belakangan ini mengakuinya. Kemudian pada tahun 1991 kucing Bengal untuk pertama kalinya diperkenalkan di Perancis.
Kucing bengal memiliki karakteristik yang aktif dan cerdas. Dan yang unik dari kucing ini adalah kesukaannya terhadap air. Mereka akan senang ketika tubuhnya basah terkena air. Sangat berbeda dengan kebanyakan jenis kucing yang ada.

Kucing Himalayan

Kucing Himalayan jenis Peke
Kucing Himalayan merupakan ras kucing berbulu panjang yang terlihat sangat identik dengan kucing Persia kecuali warna bola matanya yang biru dan pewarnaan bulunya. Waktu saya jalan - jalan ke Pasar hewan beberapa hari yang lalu saja, saya sempat terkecoh dengan penampilan kucing Himalayan ini.
Pola warnanya terlihat sangat mirip dengan kucing Siam dengan dominasi warna putih dan abu-abu pada bagian wajah dan cakar. Namun kucing ini juga memiliki bulu lebat yang khas kucing Persia. Usut punya usut ternyata kucing ini memang hasil persilangan antara kucing Persia dengan kucing Siam.
Sebenarnya kucing jenis ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, tetapi kucing ini baru dikenalkan ke Eropa sekitar tahun 1950-an. Itu pun dengan nama Colourpoint Persian, bukan kucing himalayan seperti yang kita sebut sekarang.
Saat ini kucing Himalayan atau kucing himalaya sudah diklasifikasikan dalam ras yang berbeda dengan Persian oleh International Cat Association. Namun masih dimasukkan dalam group yang sama dengan Persia dan Exotic Shorthair (Kucing Persia versi bulu pendek) dalam "Persian Breed Group standard".
Namun begitu, beberapa peternak kucing masih menganggap Himalayan sebagai versi warna lain dari Persian, bukan sebagai ras yang terpisah. Meskipun pada kenyataannya kucing ini tetap bersaing dalam kategori warnanya masing - masing dan dikompetisikan dalam kompetisi yang berbeda.
Seperti kucing persia, kucing Himalayan cenderung memiliki tubuh yang terlihat bulat dengan kaki pendek, yang membuat mereka susah untuk melompat setinggi ras kucing lainnya. Meski ada juga beberapa yang bentuk tubuhnya lebih menyerupai kucing Siam dan dapat melompat hingga setinggi 7 kaki.
Terdapat 2 jenis kucing Himalayan yaitu jenis tradisional atau muka boneka (Doll Face) dan Peke atau Ultra-face dengan wajah yang terlihat lebih Pesek atau bahkan sangat pesek. Yang anda lihat pada gambar di atas adalah kucing Himalayan jenis Peke sedangkan yang akan anda lihat di akhir artikel ini nanti adalah kucing himalayan jenis doll face.
Karakteristik kucing himalayan adalah kucing yang manis, cerdas, dan cenderung sangat bersahabat dan dapat menjadi hewan pendamping yang sangat baik. Sifat mereka juga lebih aktif dari pada kucing Persia yang terkesan suka bermalas-malasan. Sifat ini di dapatnya dari kucing Siam yang memang lebih aktif dari Persia.
Mereka senang menghabiskan waktunya hingga berjam-jam untuk bermain main dengan benda-benda yang menurut mereka menarik, seperti kertas kusit, dan tali atau mainan kucing lainnya. Mereka cenderung hidup untuk mengabdi kepada manusia untuk mendapatkan kasih sayang dan perlindungan.

Kucing Maine Coon

Kucing Maine Coon
Kucing Maine Coon diduga merupakan hasil persilangan antara kucing Angora yang dibawa ke Amerika oleh para pedagang Inggris dengan kucing hutan Norwegia yang dibawa oleh bangsa Viking. Dugaan ini diambil karena ciri ciri kucing Maine Coon yang terlihat mirip dengan kucing hutan Norwegia.
Nama "Maine Coon" sendiri merujuk pada dua kata yaitu "Maine" yang merupakan daerah asal kucing ini yaitu, negara bagian Maine, Amerika Serikat dan "Coon" yang diambil dari kata Raccoon (musang), karena bentuk ekor kucing ini menyerupai ekor musang.
Ada sebuah cerita yang menarik tentang asal-usul kucing ini. Dikisahkan bahwa dahulu kala pada saat Revolusi Perancis ada orang yang bernama Marie Antoinette yang melarikan diri dari Perancis menuju Amerika dengan menggunakan kapal. Kapal tersebut mengalami kecelakaan sehingga tidak sampai tujuan, tetapi enam ekor kucing yang dibawa oleh kapal tersebut berhasil sampai di Wiscasset (Maine) dan berkembangbiak di sana sebagai nenek moyang kucing Maine Coon.
Pada mulanya ras kucing Maine Coon memiliki kecenderungan kelainan genetik yang unik yang membedakannya dengan ras kucing lain yaitu  memiliki jari kaki yang lebih banyak dibandingkan jenis jenis kucing lainnya. Kelainan genetik ini disebut polidactyl dan bersifat genetik dominan. 
Namun pada keturunan modern, kelainan ini sudah sangat jarang ditemui. Salah satu penyebabnya adalah karena kucing yang memiliki polidactyl tidak diperbolehkan untuk diikutsertakan dalam kontes. Makanya Maine Coon yang masih membawa polidactyl tidak lagi dikembangkan.
Kucing ini memiliki bulu yang mengkilap, tebal dan tahan air. Pada bagian leher, perut, dan kaki, bulu tumbuh lebih lebat untuk menghangatkan tubuh dari suhu yang dingin. Bulu juga tumbuh lebat pada bagian ekor yang akan dilingkarkan pada saat tidur untuk menghangatkan tubuh. Saat musim dingin, bulu kucing Maine Coon dapat tumbuh hingga sepanjang 7 cm.
Kucing ini memiliki mata dan telinga yang besar sehingga kemampuan penglihatan dan pendengarannya sangat baik. Selain itu, kucing ini juga berotot dan bertulang besar. Maine Coon jantan dewasa panjangnya bisa mencapai 1 meter lebih dengan berat badan 6 hingga 9 kg. Sedangkan betinanya cenderung berukuran lebih kecil.
Pertumbuhan kucing Maine Coon cenderung lambat. Kucing ini baru akan mencapai bentuk "sempurna" pada usia 3 - 5 tahun.