Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label SRIWIJAYA FC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SRIWIJAYA FC. Tampilkan semua postingan

26/11/12

Weeks Tersangkut Masalah Perizinan

Gelandang
serang
Sriwijaya FC
asal Liberia
Erick Weeks
Lewis telah menghilang
selama dua
minggu terakhir. Pemain yang lama membela
Persiwa Wamena ini tersangkut masalah
perizinan tinggal di Indonesia, KITAS.
Informasinya, administrasi penyelesaian
KITAS tersebut diperkirakan terjadi pada
hari ini. “Kita sudah mengurus administrasi KITAS Weeks di Jakarta. Mudah-mudahan
besok (hari ini, Red) KITAS Weeks beres
dan bisa segera ke Palembang,” kata
Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri
Zainuddin.
Pernyataan tersebut dibenarkan Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin yang
ikut terlibat langsung dalam persoalan
Weeks. “Berkas Weeks tinggal menunggu
tangan tangan salah seorang pejabat di
Keimigrasian Jakarta. Kebetulan yang
bersangkutan masih berada di Bali, tapi besok (hari ini, Red) sudah kembali ke
Jakarta dan akan langsung
menandatangani berkas Weeks,” ujar
Augie.
Oleh karena itu, pria berambut cepak ini
meyakini Weeks akan segera bergabung ke Palembang. Augie juga membantah isu
yang berkembang bahwa Weeks
tersangkut persoalan hukum.
“Sepengetahuan saya, Weeks tidak ada
persoalan hukum. Weeks masih berada di
Jakarta karena persoalan di Imigrasi saja,” jelas Augie.
Mendapati kabar Weeks segera ke
Palembang, pelatih Sriwijaya FC Kas
Hartadi mengaku sangat antusias.
Keberadaan pemain kidal tersebut,
dikatakan Kas merupakan salah satu yang terpenting sebagai motor serangan.
“Skuad yang ada sekarang sudah cukup
mumpuni. Jika Weeks sudah kembali
gabung, saya pikir tim akan semakin solid,
khususnya dalam membangun serangan,”
tegasnya. Tidak berlatih selama dua minggu,
diungkapkan Kas tidak akan
memengaruhi kondisi fisik Weeks secara
drastis. Terlebih lagi, penilaian Kas, Weeks
memiliki fisik yang prima.
“Pasti ada perbedaan dengan pemain lainnya, tapi saya pikir tidak akan terlalu
jauh. Latihan beberapa hari, diharapkan
sudah membuat Weeks dalam kondisi 100
persen,” paparnya.
Sementara itu, Sriwijaya FC saat ini masih
berusaha mencari satu kuota lowong dari slot asing Asia. Sebelumnya tim Laskar
Wong Kito telah memiliki Diogo Santos, Ali
Khaddafi, Erick Weeks, serta Boakay
Eddie Foday (belum dikontrak). Sempat
mencuat nama striker asal Singapura Noh
Alamsyah, sayang negosiasi mentah karena alasan teknis.
Kas menyatakan satu pemain Asia yang
diinginkannya harus mampu mengangkat
performa tim. Sehingga dirinya enggan
disodorkan pemain dengan kualitas biasa-
biasa saja. “Kalau kualitasnya standar, saya tidak
perlu. Saya butuh pemain yang ngotot
dan bisa membuat perubahan secara
drastis,” tegas Kas.
Saat ini, pria asli Solo ini hanya fokus
dalam mempersiapkan tim untuk turnamen pemanasan Inter Island Cup (IIC) 2012.
Kas mengaku sangat senang seluruh
pemainnya dalam keadaan bugar, kecuali
striker Aliyudin yang masih pemulihan
cedera lutut.

01/09/12

Sriwijaya FC & Kazuo Homma Sepakat Harga Di Bawah Rp600 Juta


Rumput Stadion Jakabaring Dalam Kondisi Baik & Siap Pakai

PALEMBANG,- Beberapa bulan tidak digunakan untuk pertandingan, rumput di Stadion Gelora Sriwijaya FC masih dalam kondisi baik. Saat ini rumput di Jakabaring sedang dipotong da
n dirapikan sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim 2012-2013 yang akan bergulir November 2012.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengatakan pihak
nya sedang merapikan rumput Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring agar bisa digunakan kembali untuk tempat latihan para pemain Sriwijaya FC dan menjamu tim peserta kompetisi Indonesia Super League.

“Kondisi rumput stadion baik meskipun lama tidak dipakai. Rumputnya tinggal sedikit dirapikan dan setelah itu siap dipakai untuk menggelar latihan yang dijadwalkan berlangsung pertengahan September ini,” ujar Hendri Zainuddin.

Sekum PT SOM, Faisal Mursyid membenarkan kondisi rumput Stadion Jakabaring dalam keadaan baik.” Kita sengaja memanjangkan terlebih dahulu rumput di Stadion Jakabaring . Sekarang sedang di potong dan dirapikan untuk menghadapi kompetisi,” ujar Faisal Mursyid.

Hendri: Erick Weeks Lewis Setuju Gantikan Hilton Moirera

Keinginan pemain Sriwijaya FC, Hilton Moirera yang secara tiba-tiba meminta kenaikan gaji dan nilai kontrak yang dinilai terlalu tinggi tidak disetujui oleh manajemen Sriwijaya
 FC. Manajemen bahkan sudah menyiapkan pemain lain yang tidak kalah kualitasnya sebagai pengganti Hilton Moirera jika pemain asal Brazil ini tidak sepakat dengan n
ilai kontrak yang ditawarkan dan memilih hengkang dari Sriwijaya FC.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin menyesalkan sikap Hilton Moirera yang secara mendadak meminta kenaikan nilai kontrak., karena itu manajemen Sriwijaya FC sudah menyiapkan pemain pengganti yang sebelumnya memperkuat Persiwa Wamena yaitu Erick Weeks Lewis, dan Hendri mengatakan Erick Weeks sudah setuju untuk menggantikan Hilton Moirera

“ Hilton mulai bertingkah dengan meminta kenaikan nilai kontrak yang cukup tinggi , padahal sebelumnya Hilton sudah sepakat dengan nilai kontrak lama. Awal kita rekrut dulu performa dan permainannya sedang menurun. Sekarang setelah penampilannya meningkat, saat memperkuat Sriwijaya FC, Hilton jadi bertingkah dengan minta kenaikan nilai kontrak,” sesal Hendri Zainuddin tanpa mau menyebut nilai kontrak yang diminta Hilton.

Padahal menurut Hendri, manajemen Sriwijaya FC sudah berusaha memberikan yang terbaik kepada Hilton.” Dulu waktu Hilton terkena kasus dengan Pramugari Lion Air, sudah kita bantu, sekarang Hilton malah minta naik gaji. Hilton mungkin tidak menyadari pengorbanan dari manajemen saat dirinya tersangkut masalah hukum . Saat ini manajemen turun langsung menangani kasusnya,” ujar Hendri.

Dikatakan Hendri, sekarang terserah Hilton, kalau tetap ingin menaikan nilai kontrak terlalu tinggi dari musim lalu dan ingin pergi dari Sriwijaya FC, pihaknya persilahkan Hilton meninggalkan Sriwijaya FC.” Kita masih bernegosiasi dengan Hilton agar tidak meminta nilai kontrak terlalu tinggi. Jika tetap tidak sepakat, dengan terpaksa kita melepas Hilton dan merekrut Erick Weeks,” kata Hendri.

Hendri menjelaskan, pihak manajemen sudah menghubungi Erick Weeks dan dirinya setuju membela Sriwijaya FC.” Sekarang tinggal tergantung Hilton. Kalau tidak mau ke Sriwijaya FC kita langsung kontrak Erick Weeks,” katanya.

Erick Weeks sebelumnya memperkuat Persiwa Wamena. Musim 2011-2012, Weeks tampil sebanyak 30 kali bersama Persiwa dengan menciptakan 13 gol. Selain menciptakan 13 gol Erick Weeks juga mengantongi empat kartu kuning.

September, Pemain SFC Dijadwalkan Masuk Mess



PALEMBANG, Saat ini manajemen Sriwijaya FC sudah menyiapkan draft kontrak untuk para pemain Sriwijaya FC. Setelah melakukan penandatangan kontrak, para pemain kembali akan memasuki mess pemain d
an menjalani latihan perdana.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengatakan, jika tidak ada halangan, penandatangan kontrak, masuk mess dan latihan perdana dijadwalkan Minggu pertama bulan September sampai pertengahan September 2012

Setelah itu sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim depan, Sriwijaya FC langsng menjadwalkan latihan perdana pada pertengahan bulan September 2012. Latihan perdana ini digelar setelah Sriwijaya FC merampungkan proses perekrutan pemain yang akan mengisi skuat musim depan.

.” Kami sudah menjadwalkan kalau latihan perdana akan dimulai pertengahan bulan September. Sebelum latihan perdana ini semua pemain sudah harus berkumpul di Palembang, masuk mess dan merampungkan proses penandatanganan kontrak ,” kata Hendri Zainuddin.

Dikatakannya latihan perdana sengaja digelar pertengahan September mengingat kompetisi akan bergulir November 2012.” Idealnya latihan perdana paling lambat digelar dua bulan sebelum kompetisi bergulir. Kita harus segera menyiapkan tim demi mempertahankan gelar juara ISL,” ujar Hendri.

Hendri & Augie Bantah Lim Jun Sik Akan Hengkang dari SFC

PALEMBANG, - Beredar isu kalau pemain tengah andalan Sriwijaya FC Lim Jun Sik akan hengkang dari Sriwijaya FC. Bahkan isunya, Lim akan segera menemui manajemen Sriwijaya FC unt
uk berpamitan. Isunya Pelita Jaya yang akan menjadi tempat labuhan baru bagi Lim Jun Sik. Namun kabar yang sempat menghebohkan ini langsung dibantah oleh manajemen S
riwijaya FC dan agen Lim Jun Sik, Dr Ratna Mustiika.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengatakan isu hengkangnya Lim Jun Sik tidak benar karena Lim sejak awal sudah berkomitmen tetap memperkuat Sriwijaya FC musim depan.”

Tidak benar isu itu, Lim tetap bersama Sriwijaya FC dan Lim sejak akhir kompetisi musim lalu sudah sepakat tetap bersama Sriwijaya FC” kata Hendri Zainuddin.

Komentar yang sama diungkapkan oleh Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin. Bahkan Augie berani memastikan 100 persen, Lim Jun Sik tetap bersama Sriwijaya FC, bahkan Lim Jun Sik sudah dibuatkan draft kontrak untuk segera ditandatangani awal September ini.

“ Tidak benar kalau Lim mau hengkang dari Sriwijaya FC. Saya jamin Lim tetap bersama Sriwijaya FC musim depan” ujarnya.

Isu hengkangnya Lim juga dibantah oleh agennya Dr Ratna Mustika.” Dapat informasi dari mana, karena Lim tetap bersama Sriwijaya FC,” kata Dr Ratna singkat.

Sergio Van Dijk No Deal dengan Sriwijaya FC

PALEMBANG- Keinginan pemain asal Belanda Blesteran Indonesia yang sedang dalam proses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Sergio Van Dijk untuk bergabung dengan klub juara ISL 2011-2012, 
Sriwijaya FC tidak kesampaian, karena dalam proses negosiasi tidak tercapai kesepakatan harga antara pihak Sergio dan pihak Sriwijaya FC.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin membenarkan Sergio tertarik bergabung dengan Sriwijaya FC. Dikatakan Hendri pihak Sergio melakukan negosiasi dengan Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin .” Selama ini pihak Sergio menghubungi pak Augie menawarkan nilai kontrak. Menurut pak Augie pihak Sergio meminta harga yang terlalu tinggi sehingga tidak tercapai kesepakatan harga,” kata Hendri Zainuddin.

Dikatakan Hendri, sebenarnya Sriwijaya FC juga tertarik mendatangkan Sergio ke Sriwijaya FC jika terjadi kesepakatan harga antara kedua belah pihak, karena menurut informasi Sergio akan segera dinaturalisasi menjadi warga Negara Indonesia.“Tapi kalau tidak tercapai kesepakatan harga, mau bagaimana lagi,” kata Hendri.

Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin membenarkan kalau negosiasi dengan pihak Sergio menemui jalan buntu karena Sergio menawarkan harga yang terlampau tinggi.” Sudah beberapa kali pihak Sergio menghubungi kita, namun sampai saat ini belum tercapai kesepakatan harga karena nilai yang ditawarkan terlalu tinggi. Karena itu proses negosiasi dengan Sergio kita hentikan,” kata Augie tanpa mau menyebutkan nilai kontrak yang diinginkan pihak Sergio.

Sergio sendiri merupakan pemain asal Belanda Blesteran Indonesia. Saat ini Sergio sedang dalam proses pengambilan sumpah menjadi warga Negara Indonesia. Sergio pernah tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Liga Australia.

Terakhir Sergio memperkuat tim Adelaide United di Liga Australia dan mempersembahkan satu gol saat Adelaide mengalahkan Persipura Jayapura 3-0 pada pertandingan kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) musim lalu.

21/08/12

SFC U-21 Cari Pelatih Asing


PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC berencana mencari pelatih kepala asing guna menukangi SFC-U21 mulai musim depan. Andaikata niatan ini terwujud maka secara otomatis posisi pelatih SFC U-21 saat ini, Sunardi akan tergeserkan oleh wajah baru.

Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin, mengakui memang sedang mempertimbangkan untuk memakai jasa pelatih asing bagi SFC-U21. Hal ini dilakukan mengingat target SFC U-21 di musim ini adalah meraih juara, sama sepertihalnya SFC Senior yang sudah sering mengecap prestasi.

"Untuk mewujudkan ini semua, oleh karena itulah kita berniat untuk melakukan evaluasi mulai dari jajaran kepelatihan terlebih dahulu," jelasnya kepada Sripoku.com, Sabtu (18/8/2012).

Baru setelah itu, lanjut Hendry, manajemen akan memfokuskan perekrutan pemain anyar. Komposisinya nanti akan didominasi oleh pemain-pemain lokal asli Sumsel, yakni 70 persen, sementara sisanya (30 %) akan direktrut pemain-pemain terbaik dari luar Sumsel. Dengan cara ini diharapkan muncul talenta-talenta lokal potensial yang asli berasal dari Sumsel, dan dapat bersaing untuk menembus skuad inti SFC senior di kemudian hari.

"Kita sudah merencanakan semuanya, paling cepat November ini kita akan menggelar seleksi perekrutan pemain. Ini ddilakukan untuk lebih memfokuskan pembinaan dan membentuk tim yang solid," jelasnya.

Kendati masih cukup lama, anggota DPRD Banyuasin ini menghimbau kepada warga Sumsel, jika ada yang berbakat silahkan mengikuti seleksi dan mendaftar ke Sekretariat SFC di Palembang Square (PS). Target musim kompetisi 2012/2013 nanti, SFC ingin merebut gelar U-21, jadi seleksi sejak jauh-jauh hari akan dilakukan, agar persiapan lebih matang lagi. 

"Untuk informasi lebih lanjut kapan dibuka pendaftaran, akan langsung diumukan pihak Sekretariat SFC di PS," pungkasnya.

Dzumafo Bakal Gantikan Kayamba?


PALEMBANG - Sinyalemen kepergian striker gaek, Keith Kayamba Gumbs dari Sriwijaya FC kian menguat. Ini terlihat dari pergerakan manajeen yang terus berusaha memburu striker-stiker top di tanah air. Sebut saja, Herman Dzumafo Effandy yang dikabarkan proses negosiasinya kian mendekati kata sepakat.

Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainuddin mengakui memang sejauh ini sudah ada komunikasi intensif antara dirinya dengan striker Arema Indonesia ini. Hanya saja oleh karena saat ini Dzumafo masih terikat kontrak dengan klub lam hingga September ini, maka SFC masih belum bisa bergerak leluasa.

"Kita tidak ingin terlalu terburu-buru juga dalam perekrutan pemain asing ini, pasalnya hingga saat ini juga Kayamba pun masih belum selesai negosiasinya," katanya kepada Sripoku.com, Sabtu, (18/8/2012).

Selain nama Dzumafo, ada beberapa nama stiker asing lainnya yang turut menjadi incaran SFC, yakni Alberto Goncalves, Jerry Boimah Karpeh dan Kenji Adachihara. Khusus dua nama terakhir ini, perekrutannya ditujukan untuk menggantikan sisa kuota pemain asing Asia, sepeninggal Jamie Coyne yang dilepas.

18/08/12

Sriwijaya FC Deal dengan Abdul Rahman, Pemain Timnas Indonesia




Negosiasi yang dilakukan Sriwijaya FC dengan pemain belakang Timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang yaitu Abdul Rahman berjalan lancar. Dari pihak manajemen Sriwijaya FC mengklaim telah terjadi kesepakatan harga dan sudah deal dengan Abdul Rahman.
Kepastian deal nya negosiasi antara Sriwijaya FC dan Abdul Rahman diungkapkan Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri , Hendri Zainuddin, Jumat (17/08) sore. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang akhirnya kedua pihak sepakat melakukan kerjasama.
“Kemarin, kepastiannya baru 75 persen, tapi Jumat sore akhirnya kami sudah mencapai kesepakatan. Setelah terjalin kesepakatan, kami akan laporkan ini kepada pak Dodi selaku Presiden klub Sriwijaya FC untuk disetujui sebagai pemain Sriwijaya FC musim depan,” kata Hendri Zainuddin.
Dikatakan Hendri, Sriwijaya FC memutuskan merekrut Abdul Rahman setelah mendapat rekomendasi dari tim pelatih. Setelah itu, manajemen Sriwijaya FC melakukan negosiasi harga, dan jika terjadi kesepakatan, maka tinggal menyelesaikan proses administrasi mulai dari memberi tanda jadi sampai ke penandatanganan kontrak.  Sriwijaya FC merekrut Abdul Rahman untuk menggantikan posisi Nova Arianto yang menjadi salah satu dari enam pemain yang dilepas oleh tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini.
Sementara itu untuk posisi yang ditinggalkan Jamie Coyne, kemngkinan besar akan ditempati kembali oleh Achmad Jufrianto. Sebelum Jamie Coyne bergabung dengan Sriwijaya FC, Achmad Jufrianto menjadi andalan sebagai bek tengah. Namun seiring masuknya Jamie Coyne, perlahan namun pasti, peran vital Jufrianto  dilini belakang  tergantikan oleh Jamie.
Jufrianto kerap kali hanya menjadi ban serep Jamie Coyne yang makin hari ke hari memberikan penampilan gemilang untuk Sriwijaya FC. Semakin padunya Jamie Coyne dan Thiery Gatuesi membuat Jufrianto makin tersingkirkan.
Tidak ingin melihat Jufri menganggur di posisinya, lantas pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menarik Jufrianto lebih ke depan sebagai gelandang bertahan. Posisi baru Jufrianto ini terus dilakoninya hingga kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011-2012 berakhir.
Namun untuk musim 2012-2013, Sriwijaya FC memutuskan untuk melepas Jamie Coyne. Dengan hilangnya Jamie Coyne, praktis bek tengah menjadi hilang, apalagi Nova Arianto juga dilepas oleh Sriwijaya FC. Kini tinggal Jufrianto yang bisa diandalkan untuk mengisi posisi bek tengah.
Hendri Zainuddin mengatakan dilepasnya Jamie Coyne sudah diantisipasi oleh Sriwijaya FC dengan membidik pemain timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang yaitu Abdul Rahman..
“Selain itu kita masih memiliki Achmad Jufrianto yang bisa kembali difungsikan di posisinya semula sebagai bek tengah. Sebelum Jamie masuk, Jufrianto tampil baik sebagai bek tengah, karena itu, Jufrianto bisa kembali menempati posisi bek tengah. Tapi semua itu tergantung pelatih yang lebih mengetahui kebutuhan tim,” kata Hendri Zainuddin.

16/08/12

Mantan Pemain Deltras Resmi Berlabuh di Sriwijaya FC





 Pemain bintang Deltra FC Sidoarjo satu persatu sudah menemukan tempat berlabuh di tim lain. Salah satunya adalah M Fachrudin, pemain asli kelahiran Sidoarjo ini kini sudah resmi milik tim kampiun kompetisi Indonesia Super League (ISL), Sriwijaya FC. Meski Fachrudin berstatus pemain dari tim degradasi, tapi ia menjadi rebutan banyak klub yakni Arema Malang IPL dan Persisam Putra Samarinda, tapi karena pertimbangan masa depan masa depan ia lebih memilih bermain tim Laskar Wong Kito—julukan Sriwijaya FC.
Masih berlebel pemain bintang, Fachrudin tidak ingin memilih tim yang yang masih seumur jagung. Menurutnya, pengalaman bermain di Deltras sudah cukup baginya untuk dijadikan sebuah pelajaran. Alasan itulah mengapa ia memilih Sriwijaya FC. 
"Kemarin (Selasa, 14/8) saya sudah mencapai kesepakatan dengan Sriwijaya. Saya tidak ingin mengulangi seperti musim lalu. Tidak jadi ke Persisam karena tidak menemukan kesepakatan harga, saya juga tidak ingin ke Arema IPL. Intinya saya tidak ingin bermain di tim yang belum jelas sepak terjangnya," kata Fachrudin.
Sebagai orang yang bekerja di sepakbola, ia tidak ingin nasib keluarga terkatung-katung kerena telatnya gaji. Jadi, tambahnya, dalam karirnya ia bisa berkonsentrasi sepenuhnya ke sepakbola. Jika melihat sejarah Sriwijaya FC, memang tim ini memenuhi semua kriterianya. "Sriwijaya tim besar, tim matang. Hampir tidak bermasalah dengan keungan. Jadi saya nanti bisa konsentrasi sepenuhnya untuk membawa tim yang saya bela meraih prestasi," ujarnya.
Meski kini pemain yang terkenal dengan goyang gergajinya itu sudah menemukan tempat pelabuhan yang enak, tapi ia tetap berharap gajinya yang masih nyangkut di Deltras segera didapat. “Gak tahu mau dibayar kapan, kepastian saja tidak dapat,” tambahnya.
Mantan pemain Arema saat menjadi jawara ISL 2009-2010 ini didatangkan untuk mengisi tempat kosong yang biasa ditempati Siswanto. Selain Sisiwanto, Sriwijaya FC juga tidak memperpanjang kontrak Jamie Coyne, Nova Arianto, Seftia Hadi, Risky Novriansyah, serta Darwin.

Sriwijaya FC Bidik Saktiawan, Tantan, atau Samsul Arif




Keputusan Sriwijaya FC melepas Risky Novriansyah, membuat tim kebanggaan warga Sumatera Selatan itu harus mencari striker lokal pengganti, guna mengarungi kompetisi ISL musim depan.

Sriwijaya FC pun santer dikabarkan tengah membidik satu diantara tiga striker lokal, yakni Saktiawan Sinaga, Tantan, atau Samsul Arif. Saat dikonfir
masi, manajemen Sriwijaya FC tidak menampik kabar tersebut.

"Kami memang mendekati tiga striker ini. Tetapi siapa nanti yang benar-benar merapat tergantung negosiasi," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, Rabu (15/8/2012).

Menurut Hendri, untuk mendatangkan ketiganya, jelas tidak mungkin. Karena itulah nantinya Sriwijaya FC akan memilih satu diantara tiga striker tersebut, tergantung pada kebutuhan tim. "Karena itu kami meminta masukan dari rekan-rekan, baik fans, suporter dan rekan-rekan di facebook," jelas Hendri.

Hendri mengatakan, ketiga pemain itu adalah striker berkualitas, yang masing-miasng memiliki kelebihan. Karena itu manajemen Sriwijaya Fc terus berkoordinasi dengan pelatih Kas Hartadi, untuk mencari pemain yang tepat yang nantinya akan direkrut. "Sekali lagi ini atas kebutuhan tim dan pelatih," jelasnya.